Dokumen ini berisi panduan langkah demi langkah untuk membuat repositori baru, melakukan commit, dan melakukan push project ke dalam Organization GitHub LKS-KALTIM-2026-Teknologi-Web.
Nama repositori wajib menggunakan format berikut:
nama-peserta-nama-sekolah
Ketentuan Tambahan:
-
Menggunakan huruf kecil semua (lowercase).
-
Tidak boleh menggunakan spasi atau atribut simbol lain, kecuali garis bawah (_) atau tanda hubung (-). Contoh yang Benar: budi-smkn-1-samarinda
-
Jika nama perserta terdapat 3 kata maka cukup menggunakan nama panggilan Contoh : Muhammad Ramzi Ramadhan menjadi ramzi-smkn-1-samarinda
Jika Anda memiliki 2 project aplikasi yang berbeda, Anda hanya boleh membuat 1 repositori. Masukkan kedua project tersebut ke dalam sub-folder di dalam repositori yang sama.
Contoh Struktur Direktori:
ramzi-smkn-1-samarinda/ <-- (Nama repositori Anda)
βββ biodata.md <-- (File ini, berisi biodata Anda)
βββ project-aplikasi-1/ <-- (Sub-folder Aplikasi Pertama)
β βββ src/
β βββ package.json
βββ project-aplikasi-2/ <-- (Sub-folder Aplikasi Kedua)
βββ src/
βββ package.json
Pada bagian struktur ini terdapat 1 file yang masukkan ke dalam repository di luar folder project dengan nama file biodata.md yang wajib untuk di buat dan diisi dengan biodata peserta:
- Nama Lengkap: [Isi Nama Lengkap Anda di Sini]
- Nama Sekolah: [Isi Nama Sekolah Anda di Sini]
- Kota Asal: [Isi Kota/Kabupaten Asal Anda di Sini]
- Alamat Sekolah: [Isi Alamat Lengkap Sekolah di Sini]
- Email: [Isi Alamat Email Aktif Anda di Sini]
- Buka halaman Organization: LKS-KALTIM-2026-Teknologi-Web.
- Klik tombol "New Repository".
- Isi Repository name dengan format: nama-peserta-nama-sekolah (pastikan huruf kecil semua tanpa simbol terlarang).
- Atur visibilitas repository menjadi Private.
- Jangan centang "Add a README file" karena Anda akan menggunakan file README.md ini dari komputer lokal.
- Klik Create repository.
Buka terminal, command prompt, atau Git Bash, lalu masuk ke folder utama tempat Anda menyimpan file biodata.md dan kedua sub-folder project tersebut.
### Masuk ke folder utama yang menampung project-project Anda
cd /path/to/folder-utama-anda
# Inisialisasi git di folder utama tersebut
git init
# Tambahkan semua file dan folder ke staging area
git add .
# Lakukan commit pertama
git commit -m "Initial commit: menambahkan biodata dan project aplikasi"
Salin URL repositori yang baru saja Anda buat di GitHub, lalu jalankan perintah berikut di terminal:
# Mengubah branch utama menjadi 'main'
git branch -M main
# Menghubungkan repositori lokal dengan repositori di GitHub Organization
# (Ganti 'nama_peserta_nama_sekolah' sesuai dengan nama repo yang Anda buat)
git remote add origin [https://github.com/LKS-KALTIM-2026-Teknologi-Web/nama_peserta_nama_sekolah.git](https://github.com/LKS-KALTIM-2026-Teknologi-Web/nama_peserta_nama_sekolah.git)
# Melakukan push (unggah) file ke GitHub
git push -u origin main
Jika ingin langsung melakukan remote dan push dengan menggunakan IDE atau Code Editor seperti Visual Studio Code, Anda dapat menggunakan fitur Git bawaan dari IDE tersebut. Pastikan Anda sudah login ke akun GitHub Anda melalui IDE.
Jika Anda melakukan perubahan pada code, gunakan perintah standar berikut untuk memperbaruinya di GitHub:
# Cek file apa saja yang berubah
git status
# Tambahkan semua perubahan
git add .
# Commit perubahan dengan pesan yang jelas
git commit -m "Update: menyesuaikan konfigurasi pada project 1"
# Push perubahan ke GitHub
git push origin main